artikel

4 Cara Untuk Buka Pintu Peluang Pekerjaan

By  | 

Di jaman milenial seperti sekarang ini, competitor dalam mencari pekerjaan semakin bertambah banyak. Tentunya, hanya menjadi sarjana saja mulai tidak cukup untuk sekadar buka pintu menuju peluang kerja yang didambakan. Saat ini banyak fresh graduates yang tidak tahu mengapa bisa terus-terusan ditolak perusahaan, tanpa menyadari apa yang kurang dari dirinya.

Mencari pekerjaan pertama bisa jadi sebuah proses yang mengecilkan hati. Sulit pastinya untuk menunjukkan perusahaan seberapa beruntung mereka memiliki kamu jika kamu belum punya pengalaman bekerja apapun. Bisa jadi hal tersebut merupakan hal yang menyebalkan bagi kedua belah pihak, yaitu kamu dan perusahaan. Tetapi, tetap ada, kok, cara untuk menunjukkan perusahaan kalau kamu berharga meski tanpa pengalaman bekerja tetap sebelumnya.

(img url http://www.thedailypedia.com/2015/04/dilemmas-of-the-year-2015-fresh-graduates/)

(img url http://www.thedailypedia.com/2015/04/dilemmas-of-the-year-2015-fresh-graduates/)

Nah, sebelum terlambat dan kamu mulai mencari pekerjaan tetap, lakukan empat tips berikut, yuk!

  1. Jadi Volunteer

Meluangkan waktu untuk ikut komunitas melalui jalan menjadi volunteer merupakan hal yang baik, loh, untuk meningkatkan kemampuan bekerja kamu. Kamu bisa menunjukkan keterampilan yang kamu miliki dengan bergabung dan bekerja bersama tim. Selain itu, kamu juga bisa menunjukkan bahwa kamu orang yang pekerja keras dan loyal meskipun tanpa bayaran. Tidak jarang kamu bisa mendapatkan referensi dari atasan di tempat volunteer ketika akan melamar kerja.

  1. Ikut Kegiatan Sosial

Ketika teman-teman kamu lagi asyik menghabiskan masa mudanya di tengah-tengah kota dengan mengunjungi satu mall ke mall lainnya, kamu bisa menghabiskan waktumu dengan ikut kegiatan sosial membantu membangun masyarakat atau kelangsungan kehidupan alam. Misalnya, kalau kamu bisa mengajar, bisa ikut kegiatan sosial dari komunitas serupa mengajar anak-anak jalanan atau anak-anak yang kurang beruntung. Kalau kamu suka terjun ke alam, bisa juga cari kegiatan sosial dari komunitas yang menawarkan naik gunung sambil memunguti sampah pendaki yang tertinggal misalnya. Win-win solution, kan, senang-senangnya dapat, sertifikatnya juga dapat. Hal ini menunjukkan kalau kamu orang yang well-dedicated, loh!

  1. Ikut Pelatihan Kerja, Magang, atau Mentoring dari Perusahaan

Memang tidak ada tempat yang lebih baik untuk memahami dunia kerja dibanding dengan terjun langsung ke dunia kerja. Di tempat pelatihan kerja kamu bisa mendapatkan seorang mentor untuk mengajari bagaimana pekerjaan yang kamu dambakan itu diselesaikan. Kamu juga bisa mulai menyeleksi kira-kira posisi apa yang paling cocok untuk kamu kerjakan dengan mencari tahu bagaimana cara-cara kerjanya. Kalau ada yang membuatmu tertarik, kamu bisa menunjukkannya dengan bekerja yang baik dan mencapai hasil maksimal. Kalau tidak? Setidaknya kamu sudah menghabiskan waktumu di lingkungan kerja, bekerja dengan yang lebih berpengalaman dan dewasa. Hal lain yang tidak kalah penting, pengalaman ini bisa masuk ke dalam CV yang kelak akan menolongmu menemukan pekerjaan dambaan.

  1. Pelajari dan kuasai softskill

Ada pepatah yang mengatakan untuk menuntut ilmu dari dalam buaian hingga ke liang lahat. Ini berarti, belajar bisa dilakukan kapanpun dan mengenai apapun. Kemampuan softskill semacam coding, kemampuan bahasa asing, atau desain grafis seperti photoshop, adobe illustrator, dan lain-lain bisa kamu pelajari melalui internet. Perusahaan pasti akan lebih tertarik kalau kamu bisa mengembangkan kemampuan tambahan yang tidak kamu pelajari di sekolah ataupun kampus. Hal ini menunjukkan kalau kamu orang yang inisiatif ketika menjelaskan pada pewawancara kerja kalau kamu belajar kemampuan tersebut secara otodidak.

Sekarang kamu sudah tahu, kan, cara meng-gaet perusahaan idamanmu? Ikut volunter, magang, atau mentorship bisa jadi pilihan awal yang bisa kamu lakukan. Kalau mau cari itu semua juga tidak perlu ribet-ribet lagi, kok. Tinggal buka akunmu di studentjob.co.id dan cari infonya, ya!

mm
Seorang pengguna bahasa, penikmat sastra, pengagum aksara yang senang mengeksplorasi hal-hal baru dalam hidupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *