artikel

6 Cara Maksimalkan Kerja Magang

By  | 

magang film the intern

Sekitar 75% mahasiswa kerja magang pada tingkat akhir atau ketika baru lulus. Pengalaman kerja magang merupakan kesempatan berharga untuk membangun pengalaman kerja nyata, melatih ketrampilan kerja serta bertemu dan bekerja dengan orang di industri pilihan kamu. Bahkan tidak menutup kemungkinan kamu mendapatkan tawaran kerja full time dengan diangkat menjadi karyawan tetap setelah program magang selesai. Namun sayangnya, tidak mudah untuk beradaptasi dan berprestasi dalam jangka waktu magang yang hanya sekitar satu hingga tiga bulan.

Apa saja hal penting yang perlu diketahui ketika kerja magang dan bagaimana menunjukkan prestasi kerja serta mendapatkan tawaran kerja full time dalam periode waktu sementara tersebut ? Simak 6 tips berikut bagaimana cara memaksimalkan kerja magang :

1.Datang Paling Awal Dan Pulang Paling Akhir
Sebagai anak magang, kamu merupakan ‘tamu’ dalam lingkungan baru dan rekan kerja yang saling support. Ketika kamu datang tepat waktu (bahkan lebih awal), menyelesaikan pekerjaan sebelum deadline dan pulang paling akhir menunjukkan bahwa kamu memiliki integrasi dan dedikasi terhadap pekerjaan. Meskipun hanya berstatus kerja magang, kamu akan dianggap pekerja profesional.

2. Selesaikan Setiap Tugas Dengan Hasil Terbaik
Apakah tugas yang diberikan mudah atau susah, berikan hasil maksimal hingga akhir. Jangan pernah mengatakan ‘tidak’ ketika diberikan tugas walau pun terlihat kecil, tidak penting dan tidak menyenangkan bagi kamu. Anggap setiap pekerjaan yang diberikan merupakan kesempatan bagi kamu untuk menunjukkan potensi diri.

3. Ambil Tanggung Jawab Lebih Tanpa Diminta !
Manfaatkan waktu kamu dengan mengerjakan pekerjaan baru dan penting, proyek yang rekan kerja lain hindari atau pekerjaan yang belum selesai. Jangan biarkan kamu hanya duduk pasrah hanya mengecek media sosial sementara menunggu diberikan pekerjaan. Meminta pekerjaan tanpa diminta menunjukkan inisiatif dan supervisor serta rekan kerja akan mengingat sikap baik kamu dan akan lebih mudah bagi kamu untuk meminta rekomendasi.

4.Gali Informasi Sebelum Bertanya
Cari tahu terlebih dahulu sebelum kamu bertanya kepada rekan kerja atau manager untuk meminta bantuan. Dengan kamu melalukan penelitian kecil-kecilan terlebih dahulu, kamu akan lebih siap dengan ide dan solusi sehingga bentuk komunikasi dua arah yang terjalin akan lebih baik dan lancar. Selain itu, kamu juga akan dinilai cerdas dan berpengetahuan luas. Hal terpenting adalah dari kualitas pertanyaan bukan dari jumlah pertanyaan.

5. Bertanya (pertanyaan bermutu tentunya)
Tingkat intelegensi seseorang dinilai berdasarkan kualitas pertanyaannya. Gali info, cermati dan rangkai pertanyaan sebelum kamu bertanya. Ketika kamu akan menghadiri meeting mingguan dengan rekan kerja senior, siapkan topik yang akan dibahas dan bekali diri sebelum meeting. Pada saat meeting, dengar baik-baik pertanyaan yang menurut kamu bagus dan catat agar mudah diingat. Kebiasaan ini akan mendorong kamu untuk terbiasa memiliki rasa ingin tahu.

6. Bangun Jaringan Profesional
Manfaatkan periode kerja magang yang singkat untuk membangun jaringan profesional. Menjalin hubungan baik dengan rekan kerja juga akan meningkatkan kualitas pekerjaan serta membangun integritas diri. Pastikan rekan kerja mengingat kinerja baik kamu selama magang agar kamu selanjutnya memiliki rekomendasi dalam mencari pekerjaan selanjutnya.

Kerja magang merupakan pekerjaan tidak mudah. Berikan hasil terbaik selama jangka waktu kerja magang akan berbuah manis yang kemudian hari dapat kamu nikmati.

Sumber : Harvard Business Review

mm
Founder Student Job
Aktif berbagai komunitas dan berbagi inspirasi melalui tulisan dan event.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *