artikel

Cara Ampuh Negosiasi Gaji untuk Fresh Graduate

By  | 

Seorang fresh graduate seringkali masih mendapatkan gaji dibawah nilai standar yang biasa digunakan. Padahal tidak sedikit fresh graduate yang sudah dibebankan tanggung jawab tinggi layaknya karyawan lama. Sayangnya kebanyakan tidak mengetahui bagaimana cara negosiasi gaji untuk fresh graduate. Sehingga mereka akhirnya memilih untuk diam dan menunggu sampai perusahaan menawarkan gaji baru kepadanya.

Padahal negosiasi gaji untuk fresh graduate bukanlah hal yang mustahil meskipun ia baru bekerja selama beberapa bulan terakhir. Lagipula seorang pekerja profesional umumnya melakukan negosiasi, sedangkan pekerja amatir tidak. Maka dari itu tidak ada salahnya bila kamu meminta kenaikan gaji selama kamu memang pantas mendapatkan hal tersebut.

Oleh karena itu pada kesempatan kali ini Student Job Indonesia akan membagikan cara negosiasi gaji untuk fresh graduate. Kalaupun kamu bukan seorang fresh graduate, cara-cara ini tetap bisa kamu implementasikan lho!

Carilah informasi mengenai standar gaji pekerjaanmu.

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mencari tahu berapa standar gaji untuk pekerjaanmu. Kamu bisa mulai mencari orang yang memiliki pekerjaan serupa denganmu. Kemudian kamu bisa menanyakan standar gaji yang ia dapatkan sebagai perbandingan. Kamu juga bisa berkunjung ke situs-situs pencari kerja freelance. Cukup temukan pekerjaanmu disana dan lihatlah harga yang orang tetapkan untuk pekerjaan tersebut.

Hanya saja jangan lupakan bahwa standar gaji di suatu daerah bisa berbeda dengan di daerah lain. Perbedaan durasi pekerjaan, tingkat kesulitan serta risiko pekerjaan juga mempengaruhi besaran gaji yang didapat. Jangan lupakan pula faktor pengalaman bekerja yang membuat gajimu sebagai fresh graduate seringkali tidak setinggi gaji karyawan yang lain.

Apabila kamu sudah mendapatkan informasi yang terpercaya terkait hal ini, sajikanlah dalam bentuk yang mudah dilihat. Sebagai contoh kamu bisa menyajikan data standar gaji yang kamu dapatkan dalam bentuk tabel sederhana yang berisi jenis pekerjaan, durasi kerja dan kisaran gaji. Sajian inilah yang nantinya akan kamu bawa ke pimpinanmu untuk menegosiasikan gajimu selanjutnya.

 

Cari tahu pula keinginan dan kondisi perusahaanmu saat ini.

Di sisi lain kamu juga harus memahami keinginan dari perusahaan tempatmu bekerja. Hal semacam ini seringkali tidak tertuliskan secara spesifik di surat kontrak, namun lebih banyak disampaikan oleh para pimpinan di sela-sela rapat atau agenda informal. Keinginan perusahaan tersebut selanjutnya bisa kamu cocokkan dengan jenis pekerjaan yang kamu lakukan. Barangkali ada hal yang bisa ikut kamu lakukan demi mewujudkan keinginan perusahaan tersebut.

Sebagai contoh apabila perusahaan menginginkan adanya peningkatan trafik pada website resmi perusahaan dan kamu diposisikan sebagai admin di Instagram perusahaan. Maka bisa saja kamu menyisipkan link langsung ke website perusahaan di bio atau di snapgram. Kamu juga bisa memposting foto/video yang memiliki keterkaitan dengan konten yang baru diterbitkan di website.

Selain berusaha memahami keinginan, ada baiknya juga kalau kamu memperhatikan kondisi perusahaan tempatmu bekerja sebelum melakukan negosiasi gaji. Kondisi yang dimaksud disini misalnya apakah perusahaanmu sudah menjadi perusahaan yang besar dengan banyak cabang ataukah masih tergolong kelompok perusahaan menengah. Apakah perusahaanmu memiliki cashflow yang sehat atau sedang dalam masa kritis, dan seterusnya.

Pemahaman terkait kondisi ini dapat sangat menentukan hasli negosiasimu kelak. Sebagai contoh apabila perusahaan tempatmu bekerja masih berstatus sebagai start-up muda dan belum memiliki pemasukan stabil, tentu negosiasi gaji yang kamu lakukan bisa langsung ditolak.  Oleh karena itu kamu perlu mencari tahu kondisi terkini dari persuahaan tempatmu bekerja dengan sejelas mungkin.

 

Temuilah pimpinanmu dengan pekerjaan yang hampir selesai

Langkah negosiasi gaji untuk fresh graduate berikutnya ialah bersiap-siap menemui pimpinan. Bekal utama agar sukses dalam hal ini hanya satu, yakni datanglah dalam kondisi sudah menyelesaikan sebagian besar pekerjaan yang diberikan kepadamu.

Beberapa konsultan di dunia pekerjaan bahkan menyarankan kalau kamu harus sudah menyelesaikan 80% pekerjaan terlebih dahulu sebelum mendatangi pimpinan untuk melakukan negosiasi gaji. Para konsultan bahkan lebih menyarankan agar kamu mengurungkan niat bertemu pimpinan apabila sebagian besar pekerjaanmu masih jauh dari kata rampung.

Mengapa demikian? Alasannya tentu karena kenaikan gaji haruslah diiringi dengan kenaikan kualitas dan komitmen dalam pekerjaan. Jika kamu memang terlihat pantas mendapatkan kenaikan gaji tentu para pimpinan tidak akan ragu untuk segera menaikkan gajimu sebelum kamu keluar dari perusahaan tersebut.

Sayangnya kebanyakan kasus yang terjadi adalah para karyawan, terutama fresh graduate, terlalu cepat meminta kenaikan gaji sebelum berhasil membuktikan kalau mereka pantas mendapatkan hal tersebut. Hasilnya tentu bisa ditebak: permintaan mereka akan langsung ditolak mentah-mentah.

 

Datanglah pada waktu emas

negosiasi gaji untuk fresh graduate

Kapankah waktu terbaik untuk meminta kenaikan gaji? Jawabannya ialah ketika kamu hendak ditawari posisi baru di perusahaan. Tentunya posisi baru yang ditawarkan haruslah memiliki nilai risiko dan tanggung jawab yang minimal sama dengan posisimu sebelumnya. Bila posisi barumu jelas lebih rendah dari sebelumnya tentu impian kenaikan gaji harus kamu urungkan terlebih dahulu.

Adanya posisi baru yang diberikan kepadamu sesungguhnya merupakan pertanda kalau perusahaan semakin yakin dengan kualitas kinerja yang kamu miliki. Maka dari itu mereka ingin kamu memegang tanggung jawab yang lebih besar sehingga bisa memberikan keuntungan yang lebih besar lagi kepada perusahaan.

Pada kesempatan inilah kamu bisa mengajukan permintaan kenaikan gaji dan permintaamu ini pasti terlihat sangat wajar. Dengan kata lain peluang keinginanmu dikabulkan pada waktu ini sangat besar. Jadi berusahalah untuk tetap jeli kapanpun kamu ditawari posisi baru yang nilai tanggung jawab dan risikonya tidak lebih kecil dari posisimu sebelumnya.

 

Jangan lupa berlatih!

Meskipun penggunaan media sosial sudah tidak terkendali lagi, nyatanya negosiasi gaji masih sangat sering dilakukan dengan cara berdialog secara langsung. Maka dari itu tak ada salahnya kalau kamu mencoba berlatih melakukan dialog ini.

Kamu bisa berlatih berbicara didepan kaca dengan mengucapkan kalimat-kalimat negosiasi gaji. Berlatihlah melafalkan suara dengan volume sedang dan intonasi yang nyaaman didengar. Hindari gaya berbicara yang terlalu cepat atau terlalu pelan agar lawan bicaramu kelak tak kesulitan dalam menerjemahkan kata demi kata yang kamu ucapkan.

Bila kamu memiliki teman dekat/sahabat, maka kamu juga bisa meminta bantuan mereka untuk mendengarkan hasil latihan kamu secara langsung. Jangan lupa pula untuk meminta masukan dari mereka terhadap seluruh gaya pembawaanmu dalam menegosiasikan gaji.

 

Namun sebelum meminta kenaikan gaji, …

Ketahuilah bahwa seluruh cara negosiasi gaji untuk fresh graduate yang telah dibahas diatas tidak akan menghasilkan apapun selama kamu belum bisa memberikan performa yang mumpuni dalam pekerjaanmu. Kamu harus berusaha menunjukkan kalau kamu pantas menerima kenaikan gaji dengan cara menyelesaikan sebagian besar pekerjaanmu secara tepat waktu dan dengan kualitas yang baik pula.

Perusahaan pun tidak akan tutup mata dengan kinerja yang kamu hasilkan. Percayalah bahwa merekapun sangat menghargai setiap kerja keras yang kamu berikan dan mereka tidak mau kehilangan kamu ketika kualitas kerjamu memang sudah terbukti brilian. Oleh karena itu janganlah terlalu kuatir dan cobalah lebih fokus dalam mengerjakan seluruh tanggung jawab yang telah dibebankan kepadamu dengan sebaik-baiknya.

mm
Arief Ardiansyah is an ESFJ who loves writing. He getting passionate with life sciences, especially with plants and their friends. Now he still study on an undergraduate program at Bandung Institute of Technology.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *