artikel

Career Journey As an Author

By  | 

poster-dreamers-astrid-tito

Pada hari Rabu,19 Oktober 2016, Student Job Indonesia bersama Dreamers Radio mengundang Astrid Tito (penulis Novel) di live streaming talkshow yang bertemakan “Career Journey as an Author”. Live streaming talkshow ini betujuan untuk membuka wawasan anak-anak muda mengenai prospek karier di industry kepenulisan dan sastra. Astrid memulai perjalanan kariernya sebagai seorang penulis ketika ia tinggal di Singapura dan mulai merasa jenuh ketika hanya melakoni perannya sebagai istri dan seorang ibu. Ia memulai membuat tulisan yang berisi mengenai curahan-curahan hati atau yang biasa disebut diary. Dari menulis diary itu lah yang akhirnya membuat jiwanya terpanggil untuk mendalami bidang kepenulisan.

Astrid bercerita bahwa ia mulai mencari tahu lebih banyak mengenai hal-hal yang diperlukan untuk membuat sebuah tulisan yang baik dan benar, khususnya kepenulisan novel. Bagi Astrid, menulis adalah salah satu cara agar diri kita dapat terus dikenang sepanjang masa bahkan ketika kita sudah tidak ada lagi di dunia. Menurut Astrid, kegiatan menulis tidak terlepas dari kegiatan membaca. Dengan banyak membaca, maka perbendaharaan kita akan semakin kaya dan skill menulis kita juga akan semakin terasah. Wanita yang telah berhasil menerbitkan empat judul buku ini bercerita bahwa sebagai penulis kita harus peka dalam “membaca” situasi atau isu di sekitar kita yang dapat menjadi inspirasi dalam menulis.

Menurut Astrid, dunia kepenulisan memiliki prospek karier yang cukup bagus dan menjanjikan. Selain menulis untuk karya sendiri, skill menulis yang kita miliki dapat menghantarkan kita menjadi seorang ghostwriter (penulis bayangan) dengan kisaran gaji antara 25-100 juta (tergantung dengan kompleksitas dan lamanya proses penulisan). Selain sebagai ghostwriter, novel yang telah diterbitkan juga dapat menjadi peluang untuk dibeli oleh sebuah production house untuk diadaptasi ke dalam sebuah judul film. Terakhir, Astrid berpesan kepada anak muda yang ingin mendalami dunia kepenulisan agar terus mengasah skill menulisnya secara intens dan berkelanjutan alias dibiasakan, misalnya dengan membiasakan menulis setiap hari.

mm
Jiwa muda yang lagi belajar psikologi, digital, youth and employment. Hidup itu cuma sekali, berbagilah 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *