artikel

Ini 5 Faktor “Salah Perusahaan” Ketika Masuk Kerja!

By  | 

Kalau di kampus kita sering mengenal istilah salah jurusan , sekarang ada juga istilah salah perusahaan bagi para freshgrad yang mulai meniti karier. “Salah perusahaan” sering dikaitkan dengan rasa “ada yang salah” dalam memilih tempat bekerja  karena realita tak sesuai dengan ekspektasi atau harapan. “Salah perusahaan” bisa dicirikan dengan ketidakcocokan diri kita dengan budaya kerja perusahaan, ritme dan waktu kerja, gaya kepemimpinan dari atasan, teman kerja yang tidak supportif satu sama lain, politik perusahaan, dsb. Hal-hal yang mendasari munculnya “salah perusahaan “ bisa dibilang cukup mirip ketika orang merasa salah jurusan. Berikut 5 alasan yang bisa membuat freshgrad terjebak dalam “salah perusahaan”.

salah perusahaan

http://thenextweb.com

  1. Belum sepenuhnya kenal dengan diri sendiri

Mengenal siapa dan bagaimana diri kita merupakan hal penting yang harus direnungkan sebelum menentukan tujuan karier dan bekerja. Banyak orang yang masih bingung mengenai apa yang mereka suka, apa yang mereka tidak suka, kelebihan diri, kekurangan diri, cara coping stress ketika terjadi masalah, dan  nilai-nilai (values) yang dipegang sebagai prinsip hidup. Ketika kita bingung dengan diri sendiri, kita jadi gak mikir panjang ketika harus memilih pekerjaan dan gak peduli mau bagaimana dan seperti apa perusahaannya.

Dalam proses interview kerja, kemampuan mengenali diri sendiri juga menjadi penilaian bagi HRD. Untuk mengenali diri sendiri, cara sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan perenungan atau introspeksi diri. Bikin pertanyaan-pertanyaan terhadap diri sendiri mengenai kekurangan dan kelebihan diri, trik menyiasati kekurangan/kelemahan diri, hal apa yang disuka dan tidak disukai, dan lain sebagainya.

 

  1. Belum tau arah dan tujuan karier

Ketika kita belum mengenal diri sendiri, kita pun juga pasti kebingungan dalam menentukan arah dan tujuan karier. Kita akan kebingungan ketika ditanyakan apa tujuan kita bekerja di suatu bidang dan di perusahaan tertentu. Ini juga berkaitan dengan passion serta visi misi hidup yang mau dijalanin. Ada quotes yang mengatakan bahwa gunakanlah karier dan pekerjaan sebagai cara mencapai mimpi serta visi misi hidup. Mengetahui arah dan tujuan karier bisa dimulai dengan menentukan fokus dan passion kita.

 

  1. Ikut-ikutan omongan orang lain

Omongan orang lain seperti teman dan keluarga bisa mempengaruhi keputusan kita dalam memilih jenis pekerjaan dan tempat bekerja. Kita mungkin sering mendengar dari orang tua dan teman tentang jenis pekerjaan yang ideal dan memberikan jaminan karier yang bagus. Namun yang perlu kita ingat adalah, setiap orang memiliki kemampuan dan kesukaan yang berbeda-beda.

Apa yang ideal bagi orang lain, belum tentu hal itu ideal juga untuk kita. Terlalu sering mendengarkan ‘kriteria ideal’ dari orang lain dapat membuat suara hati kita tenggelam dan pada akhirnya membuat kita kebingungan dan merasa telah memilih karier yang salah.

 

  1. Belum tahu profil, produk perusahaan

Masuk dan bekerja di sebuah perusahaan itu bukan seperti masuk di hutan belantara. Salah satu kunci agar kita tidak tersesat sebelum bekerja di perusahaan adalah dengan melakukan riset kecil-kecilan mengenai perusahaan tersebut. Seperti mencari tahu profil perusahaan, visi misi, hingga produk/jasa perusahaan.

Melakukan riset kecil-kecilan seperti ini dapat membantu memberikan gambaran singkat mengenai perusahaan yang akan kita lamar sehingga mengurangi kemungkinan “tersesat” ketika telah masuk di dalamnya. Riset kecil-kecilan seperti ini juga akan membantu kita menyiapkan ide untuk perusahaan ketika sesi wawancara dengan HRD. Ide untuk perusahaan ini juga akan membuat kita terlihat lebih mempesona di mata HRD.

 

  1. Belum tahu company culture dan suasana kerja

Selain profil dan produk, pengetahuan tentang budaya perusahaan dan suasana kerja di perusahaan yang bersangkutan juga penting. Meskipun kamu udah tau seperti apa profil perusahaan, namun mengetahui lingkungan, suasana kerja, hingga karyawan-karyawan yang berada disana adalah hal yang krusial. Kenapa? Karena ketika bekerja, kita akan banyak berinteraksi dengan lingkungan dan suasana yang berada di dalamnya. Budaya perusahaan atau company culture seringkali dipercaya sebagai faktor kepuasan dan loyalitas karyawan terhadap perusahaan.

Mengetahui secara detail tentang lingkungan dan budaya kerja di dalam perusahaan memang gak mudah apalagi kalau posisi kita belum sah jadi karyawan. Eitss tapi jangan khawatir, Student Job Indonesia mengadakan event yang bernama Student Visit. Di event Student Visit ini, kamu akan lihat langsung seperti apa suasana kantor, budaya perusahaan, dan berinteraksi langsung dengan karyawan yang ada di perusahaan tersebut. Yuk ikutan Student Visit di Indosat bulan Januari ini! Daftar langsung Student Visit disini

 

mm
Jiwa muda yang lagi belajar psikologi, digital, youth and employment. Hidup itu cuma sekali, berbagilah 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *