artikel

4 Langkah Memanfaatkan Media Sosial untuk Mendapatkan Pekerjaan

By  | 

Teknologi yang semakin maju nyatanya telah mengubah satu persatu aspek dalam kehidupan kita hari ini. Mulai dari aspek transportasi, edukasi, hingga komunikasi. Buktinya hari ini kita cukup mengucapkan selamat ulang tahun kepada teman kita lewat chats bukan?

Dunia pekerjaan pun tak luput dari perubahan ini. Percaya atau tidak, hari ini beberapa perusahaan lebih sering membuka lowongan kerja lewat media sosial ketimbang menggunakan media konvensional. Bahkan beberapa HRD memiliki kebiasaan menelusuri akun media sosial dari setiap calon karyawan yang mendaftar. Tujuannya satu: melihat sosok calon karyawan tersebut secara lebih mendalam lewat hal-hal yang ia lakukan di dunia maya.

Sayangnya memanfaatkan media sosial untuk mencari dan mendapatkan pekerjaan bukanlah perkara yang mudah. Dibutuhkan strategi dan cara-cara tertentu untuk mengoptimasi akun media sosial yang kamu miliki agar semakin menarik di mata perusahaan. Strategi-strategi itulah yang akan dibongkar oleh Student Job Indonesia dalam artikel kali ini. Langsung saja yuk disimak!

 

Gunakan foto profil yang baik

Foto profil adalah elemen pertama yang akan orang lain lihat begitu membuka laman profilmu. Kalau foto profilmu cukup jelas dan menarik, tentu mereka akan mendapatkan impresi yang baik pula dari akun media sosialmu. Begitupun sebaliknya.

Impresi awal ini sangat penting untuk mendorong seseorang agar menelusuri profilmu secara lebih mendalam. Lebih-lebih bila kamu ingin memanfaatkan media sosialmu untuk mendapatkan pekerjaan. Kalau impresi awalnya saja sudah buruk, jangankan menelusuri lebih dalam, bisa-bisa tab berisi laman profilmu akan langsung ditutup!

Nah impresi awal ini bisa kamu bangun lewat beberapa hal. Pertama, pastikanlah kalau foto profilmu hanya terdiri dari kamu seorang diri. Alasannya tentu karena foto profil yang berisi lebih dari satu orang dapat membingungkan orang yang melihat profil kamu. Mereka pasti akan kesulitan menemukan yang manakah dirimu yang sebenarnya.

Kedua, gunakanlah foto yang jelas dan dapat menggambarkan dirimu secara tepat. Semisal bila kamu hendak menjadi seorang fotografer, tentu memasang foto profil dengan memegang kamera adalah hal yang baik. Contoh lainnya bila kamu merupakan seorang penulis, kamu bisa menggunakan foto dirimu didepan laptop atau foto saat dirimu sedang menulis.

Bagaimana bila kamu kesulitan membuat foto yang sesuai dengan bidang pekerjaan yang ingin kamu geluti? Jangan kuatir. Kamu tetap bisa menggunakan foto yang kamu gunakan di resume atau CV sebagai foto akun media sosialmu. Selain terlihat lebih netral, foto semacam ini dapat membuatmu tampak terlihat lebih profesional lho!

 

Perluas jaringan pertemananmu!

Sesungguhnya media sosial diciptakan agar kamu dapat berinteraksi dengan setiap orang didalamnya tanpa harus terhalang oleh batasan-batasan geografis. Maka dari itu jangan takut untuk membuat koneksi dengan orang-orang yang belum pernah kamu kenal sebelumnya. Jangan takut untuk memperluas jaringanmu!

Siapa tahu satu-dua kawanmu di dunia maya bisa mengantarkanmu menuju pekerjaan yang kamu inginkan bukan? Selain itu bisa jadi kawan-kawan di media sosialmu telah memiliki akses ke HRD-HRD perusahaan ternama. Kalau sudah seperti ini tentu peluangmu mendapatkan pekerjaan akan semakin besar bukan?

Disamping itu kamu juga bisa membangun koneksi langsung dengan para HRD perusahaan ternama lewat akun media sosial yang kamu miliki. Kamu juga bisa membangun koneksi dengan para pimpinan dari perusahaan yang ingin kamu masuki. Cukup telusuri nama perusahaan tersebut di LinkedIn dan seluruh profil user LinkedIn yang bekerja disana akan muncul. Jika sudah menemukan profilnya kamu cukup mengirimkan permintaan pertemanan layaknya berteman di facebook.

Selain terhubung dengan para HRD dan pimpinan perusahaan, membangun koneksi dengan orang-orang yang memiliki minat atau pekerjaan sama sepertimu juga tak kalah pentingnya. Apalagi dalam konteks mendapatkan pekerjaan. Pasalnya lewat jaringan semacam ini kamu bisa saling bertukar keluh kesah seputar pekerjaan yang sama-sama digeluti. Bahkan kamu juga bisa mendapatkan informasi mengenai lomba atau lowongan pekerjaan terkini lho!

Meskipun begitu kamu harus tetap berhati-hati. Pasalnya banyak sekali orang yang memiliki niatan buruk berkeliaran di dunia maya. Kalau tidak hati-hati, kamu justru bisa terjebak kedalam penipuan atau tindak kejahatan lainnya.

Maka dari itu pastikanlah orang-orang yang ingin kamu jadikan sebagai teman di media sosial memang memiliki profil yang jelas. Jangan ragu untuk men-stalking postingan-postingan terdahulunya demi mendapatkan gambaran yang jelas tentang seperti apa orang tersebut. Intinya berhati-hatilah dalam berselancar di media sosial dan pastikan kamu terhubung dengan orang yang benar-benar ada di dunia nyata.

 

Gunakan bahasa yang semestinya

Memang tidak terdapat ketentuan yang baku dan mengikat terkait penggunaan di media sosial. Kamu bebas menggunakan bahasa apapun dalam setiap postingan. Termasuk mencampuradukkan 2 bahasa atau lebih dengan cara yang kurang proporsional.

Akan tetapi jika kamu ingin memanfaatkan media sosialmu dalam konteks mendapatkan pekerjaan, komponen ini juga penting untuk diperhatikan. Alasannya karena mereka yang mampu berbahasa dengan baik seringkali diasosiasikan memiliki kemampuan komunikasi yang baik pula. Sehingga secara tidak langsung kualitas dirimu bisa diukur dari kualitasmu dalam berbahasa.

Jadi mulai dari sekarang cobalah lebih memperhatikan bahasa yang kamu gunakan di setiap postinganmu. Kamu tidak perlu menggunakan bahasa yang terlalu formal. Cukup bahasa yang rapi, mudah dibaca dan mudah dimengerti. Tunjukkanlah kepintaran dan luasnya wawasan yang kamu miliki dengan berbahasa secara baik di dunia maya.

Apabila kamu menemukan kesulitan dalam hal ini, cobalah memperbanyak bacaan-bacaan yang berkualitas. Misalnya dengan membaca buku-buku best sellers atau mengunjungi portal berita kekinian yang terpercaya. Kamu juga bisa berselancar di forum-forum diskusi dan tanya jawab online untuk mengasah kemampuan berbahasa. Kelak kegiatan semacam ini juga bisa membantu kamu berkomunikasi secara lebih baik di perusahaan nantinya lho!

 

Just be yourself!

Keinginan memanfaatkan media sosial untuk mendapatkan pekerjaan memang akan menuntutmu sedikit berubah menjadi seseorang yang dapat terlihat pintar dan profesional. Namun hal itu bukan berarti kamu harus kehilangan style dan ciri khas yang telah kamu miliki sejak lama.

Sebagai contoh bila kamu memang menyukai novel padahal dirimu sangat ingin menjadi seorang fotografer. Bukan berarti kamu tidak bisa memposting hal-hal terkait kesenanganmu dalam membaca novel di media sosial. Begitupun kalau kamu menyukai penyanyi tertentu padahal kamu sama sekali tidak ingin menjadi seorang penyanyi.

Oleh karena itu harus dipahami bahwa menjadi profesional bukan berarti menghilangkan ciri khas yang telah kamu miliki selama ini. Alih-alih memposting sesuatu karena terpaksa (hanya agar terlihat kalau kamu seorang yang profesional), lebih baik kamu memposting sesuatu yang benar-benar kamu sukai. Just show off your passion and be yourself!

 

Simpulan

Dalam era informasi yang sangat pesat ini, media sosial bukan hanya bisa digunakan untuk berinteraksi semata melainkan juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Termasuk keperluan mencari dan mendapatkan pekerjaan. Dengan kata lain, media sosial bisa menjadi alat branding yang powerful bagi dirimu agar semakin terlihat menarik di mata perusahaan.

Branding ini bisa kamu mulai dengan menggunakan foto profil yang baik. Setelah itu kamu bisa memperluas jaringan pertemananmu sembari menggunakan bahasa yang semestinya. Tampilkanlah kesan bahwa kamu merupakan seorang yang profesional.

Namun jangan lupa untuk tetap menjadi diri sendiri di dunia maya. Karena hanya dengan menjadi diri sendiri, passion dan kualitasmu akan benar-benar terlihat secara jelas. Lagipula bukankah perusahaan senantiasa mencari orang yang jujur?

Mendapatkan pekerjaan dengan memanfaatkan media sosial pun bukan menjadi hal yang teramat sulit setelah kamu mengetahui cara-cara diatas. Jadi, siapkah kamu membereskan media sosialmu mulai hari ini?

mm
Arief Ardiansyah is an ESFJ who loves writing. He getting passionate with life sciences, especially with plants and their friends. Now he still study on an undergraduate program at Bandung Institute of Technology.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *