artikel

Mengapa Restu Orang Tua Dalam Memilih Karir Seringkali Sulit Didapat?

By  | 

Restu orang tua merupakan hal yang teramat penting bagi setiap anak. Tak terkecuali dalam hal menentukan pilihan karir. Orang tua seringkali memiliki pandangan yang berbeda dengan anaknya hingga tak jarang terjadi konflik. Orang tua merasa kalau pilihan karirmu kurang prospektif, sementara kamu sendiri merasa kalau pandangan orang tua-mu masih sangat konservatif.

Di satu sisi, kamu pasti sangat ingin memenangkan pilihanmu. Apalagi kalau kamu merasa pilihanmu sudah benar-benar sesuai dengan passion yang kamu miliki. Akan tetapi disisi lain tentu kamu tidak ingin mengecewakan orang tuamu bukan? Sebab bagaimanapun mereka telah memberikan sumbangsih yang tiada tara dalam masa-masa persiapan menuju dunia karirmu sekarang ini.

Sampai disini mungkin sebagian dari kamu langsung sepakat dengan pernyataan-pertanyaan diatas. Akan tetapi mungkin sebagian lain masih merasa kalau pengaruh dari orang tua ini masih tidak terlalu signifikan. Oleh karena itu sebelum membahas secara lebih mendalam akan kami paparkan terlebih dahulu hasil-hasil survei yang berkaitan dengan persoalan ini.

 

Kata survei tentang besarnya pengaruh orang tua dalam pilihan karir

Puluhan atau bahkan ratusan studi telah dilakukan untuk mengetahui besarnya pengaruh orang tua dalam penentuan pilihan karir anaknya. Salah satu studi yang paling komprehensif datang dari GTI Media yang bekerjasama dengan Association of Graduate Careers Advisory Services. Mereka mensurvei tak kurang dari 3000 pelajar/mahasiswa berikut 800 orang tua yang dipilih secara acak.

Hasil dari survei ini rupanya cukup mengejutkan. Lebih dari setengah pelajar (54%) mengaku kalau orang tua mereka memberikan pengaruh yang sangat besar dalam pemilihan studi dan karir. Lebih dari dua pertiga diantaranya (69%) bahkan mengaku kalau orang tua memberikan pengaruh yang besar dalam pemilihan universitas.

Uniknya survei tersebut juga menunjukkan kalau hanya 27% pelajar yang merasa dilibatkan dalam diskusi intensif terkait pemilihan universitas bersama orang tua. Namun disaat yang bersamaan 66% pelajar merasa kalau hal tersebut sama sekali bukan masalah. Tercatat hanya 7% pelajar yang benar-benar menyatakan kalau pemilihan universitas tanpa diskusi intensif orang tua-anak merupakan hal yang salah.

Hal-hal diatas setidaknya menunjukkan secara jelas bahwa pengaruh orang tua dalam hal pemilihan studi atau karir masih sangat besar. Sayangnya pengaruh yang besar tersebut belum tentu selalu memberikan efek dorongan yang positif bagi si anak. Seringkali yang terjadi adalah hal sebaliknya dan konflik pun tercipta.

Akan tetapi pernahkah kita berpikir mengapa orang tua kita bersikap seperti itu? Memangnya apa alasan orang tua ketika mereka tidak langsung memberikan restunya begitu saja kepada kita? Apakah mereka hendak menyulitkan langkah kita?

 

Alasan dibalik sulitnya mendapat restu orang tua dalam pilihan karir kita

Pada dasarnya setiap orang tua selalu menginginkan yang terbaik bagi putra-putrinya. Buktinya semasa kecil mereka selalu berusaha memenuhi setiap permintaan yang kita ajukan. Mereka juga senantiasa berusaha membuat kita aman dari tantangan apapun yang bisa diciptakan dunia luar. Logikanya kalau semasa kita masih kecil saja mereka bisa seperhatian itu, apalagi saat kita sudah besar seperti sekarang ini?

Orang tua pasti memiliki alasan tertentu dibalik sikapnya yang seakan enggan memberikan restunya secara langsung kepada kita. Sebagai anak, tentu ada baiknya bila alasan ini juga kita ketahui. Tujuannya semata-mata agar kita tak cepat berburuk sangka kepada orang tua kita. Terutama ketika pilihan yang kita inginkan belum bisa mereka terima begitu saja.

1. Adanya gap generation

Adanya jarak generasi yang cukup jauh bisa jadi merupakan faktor yang paling mempengaruhi persoalan yang sedang kita bahas kali ini. Zaman orang tuamu dulu mencari kerja tentu jauh berbeda dengan zamanmu hari ini. Dulu mereka hanya memanfaatkan kolom loker di koran, sementara kini kamu hanya perlu browsing sebentar untuk mendapatkan ratusan peluang karir diluar sana. Dahulu mereka harus mengirimkan surat lamaran kepada perusahaan secara langsung, tetapi kini kamu sudah bisa memanfaatkan email untuk mengirim surat pengantar.

Perkembangan zaman yang kian pesat ini juga melahirkan beragam pekerjaan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Sebut saja misalnya pekerjaan sebagai, IT Engineer, desainer web, manajer pemasaran digital, CEO startup, dan lain-lain. Orang tua tentu tidak serta merta bisa memahami pekerjaan-pekerjaan baru ini secara cepat dan mudah. Oleh karena itu sangat wajar bila mereka tidak langsung memberikan restunya kepada kita.

2. Kamu belum cukup membuktikan kemandirianmu

Alasan lain yang bisa membuat restu orang tua masih sulit didapat nyatanya bisa berasal dari dirimu sendiri. Misalnya apakah kamu sudah terlihat cukup mandiri atau belum di mata orang tua. Bila kamu masih sering bermalasan atau kelewat manja dirumah, tentu orang tua akan mudah meragukan pilihan karir yang kamu pilih. Kasarnya, bagaimana orang tua bisa percaya kamu bisa dipercayakan pekerjaan tertentu bila dirumah saja kamu belum dapat mandiri.

3. Kuatir kalau kamu sekadar ikut-ikutan

Salah satu kekuatiran dari setiap orang tua ialah apabila anaknya menentukan suatu pilihan hanya karena ikut-ikutan kawannya yang lain. Apalagi dalam masalah karir. Mereka tidak ingin kamu sekadar ikut-ikutan dan lantas menyerah apabila hasilnya nanti tidak sesuai harapan. Orang tua tidak ingin melihat kamu merasakan kegagalan hanya karena pilihan yang kamu buat lebih dilandasi atas dasar ikut-ikutan teman. Mereka hanya ingin kamu benar-benar mempertimbangkan segala hal sehingga siap bertanggung jawab penuh atas segala pilihan yang kamu buat.

4. Merasa kalau kamu memiliki passion di bidang lain

Alasan lain dibalik macetnya restu orang tua ialah karena orang tua merasa kalau kamu memiliki passion di bidang yang lain. Alasan ini tentu cukup beralasan mengingat orang tua telah menemani kamu sejak kamu masih kecil. Sehingga cukup wajar apabila orang tua seringkali merasa kalau mereka tahu persis apa bakat dan minatmu secara mendetil.

Pandangan ini tentu tidak salah. Namun bukankah orang yang paling tahu tentang passion dirimu adalah kamu sendiri?

 

Bagaimana cara mengatasinya?

Betapa besarnya pengaruh orang tua dalam menentukan pilihan karir telah berhasil kita ketahui. Begitupun alasan dibalik sulitnya mendapatkan restu orang tua dalam persoalan ini. Kini pertanyaannya selanjutnya ialah bagaimana cara keluar dari permsalahan ini?

Jawaban dari pertanyaan terakhir tentu tidak sederhana. Oleh karena itu Student Job Indonesia akan membahasnya secara detil dan lebih terperinci pada artikel lain. Kamu bisa mengunjungi link ini untuk membaca artikel yang dimaksud.

mm
Arief Ardiansyah is an ESFJ who loves writing. He getting passionate with life sciences, especially with plants and their friends. Now he still study on an undergraduate program at Bandung Institute of Technology.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *