artikel

Strategi Membangun Jaringan di Era Milenial

By  | 

Bila hendak ditelisik, kebanyakan tips karir selalu memuat poin “membangun jaringan”. Bahkan sejak era media sosial belum terlalu marak bahkan hingga era perekrutan digital, poin ini tak pernah luput dalam tips-tips membangun karir yang dikeluarkan oleh berbagai instansi. Memangnya sepenting apa sih membangun jaringan itu?

Kalaupun sudah sepakat bahwa membangun jaringan merupakan hal yang penting, bagaimanakah cara melakukannya? Bagaimana cara kita terhubung dengan orang-orang penting diluar sana yang bahkan tidak memiliki kepentingan sama sekali untuk berinteraksi dengan kita? Apakah hal ini termasuk sesuatu yang mustahil untuk dilakukan?

http://www.simonalmstrom.com

Akan tetapi jika ia mustahil, tentu saja ia tidak akan pernah dimasukkan dalam tips karir setiap tahunnya. Justru karena metode ini ampuh dan efektif, makanya ia tak pernah luput dalam artikel-artikel yang membahas tips karir.

Untuk itulah pada kesempatan kali ini Student Job Indonesia akan memaparkan secara detil mengenai segala yang berhubungan dengan perihal ini. Mulai dari alasan mengapa membangun jaringan itu penting, cara membangun jaringan, hingga tempat-tempat yang bisa kamu manfaatkan untuk membangun jaringan. Let’s check it out!

 

Mengapa membangun jaringan itu penting?

Seperti dikutip dari USCB Graduate Student Career Guide 2017, 75-95% lowongan pekerjaan bahkan tidak pernah dipublikasikan secara besar-besaran. Lembaga statistik pencarian kerja resmi Amerika Serikat bahkan menyatakan kalau 48% pekerjaan di Amerika didapat dari teman dan kolega, bukan dari iklan lowongan kerja yang tersebar dimana-mana. Inilah alasan utama mengapa membangun jaringan itu sangat penting untuk kamu lakukan.

Networking juga dapat membantumu mendapatkan reputasi secara perlahan dalam bidang pekerjaan yang kamu geluti. Misal kamu bisa berkenalan dengan beberapa pihak lain hanya dengan mengenal satu dua orang. Begitupun sebaliknya, kamu bisa mengenalkan kolega barumu dengan orang-orang yang sudah kamu kenal sebelumnya. Maka dengan sendirinya akan terbentuklah hubungan dua arah yang sehat dalam dunia karir. Reputasimu-pun dijamin semakin baik bila kamu dapat melakukan hal semacam ini.

www.indigenouschamber.org.au

Di sisi lain, jaringan juga dapat membantumu mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif terkait kondisi internal dalam dunia pekerjaanmu. Jaringan juga bisa membantumu mendapatkan informasi terkait pola-pola perekrutan yang ada di industri atau perusahaan terkait. Milikilah kolega seorang HRD, maka ia akan banyak bercerita kepadamu tentang proses-proses tersebut.

Intinya akan sangat banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan hanya dengan membangun jaringan. Namun kini pertanyaannya, bagaimana cara membangun jaringan tersebut?

 

Cara Membangun Jaringan Kerja di Era Milenial

Mulailah membangun jaringan dengan menentukan tujuan dari aktivitas yang akan kamu lakukan ini. Tujuan ini mencakup mengapa kamu harus membangun jaringan hingga apa saja yang ingin kamu dapatkan dari jaringan tersebut. Perkara ini merupakan pondasi utama dalam membangun jaringan. Jika kamu mulai lupa dengan tujuan ini, biasanya kamu akan merasa cepat jenuh dan malas untuk membangun jaringan kembali.

Jika tujuanmu sudah jelas, inilah saatnya untuk membuat daftar orang yang ingin kamu koneksikan dengan dirimu. Tentukan secara spesifik siapa saja yang perlu kamu dekati. Bisa jadi mereka adalah CEO instansi ternama, HRD perusahaan tertentu, atau seorang konsultan pekerjaan. Tokoh yang berpengaruh dalam dunia pekerjaanmu juga bisa menjadi orang yang kamu masukkan dalam daftar ini.

memegenerator.net

Setelah daftar orang ini kamu miliki, mulailah mencari kontak mereka di berbagai platform media sosial yang ada. Akan sangat baik kalau kamu bisa mendapatkan kontak telepon atau email pribadinya. Namun jika sulit, terhubung via LinkedIn pun sudah lebih dari cukup. Oleh karena itu, persiapkanlah akun LinkedIn-mu dari sekarang. Buat profil LinkedIn-mu semenarik mungkin supaya orang-orang tertarik untuk terhubung denganmu.

Sayangnya tidak semua orang yang kamu target bisa dengan mudah kamu hubungkan via LinkedIn. Ada yang memilih untuk hanya aktif di facebook, hanya aktif di twitter, atau bahkan tidak aktif di media sosial manapun. Kondisi seperti inilah yang membuatmu perlu menjaga terbukanya setiap peluang. Boleh saja kamu gagal terhubung dengan CEO perusahaan X, tetapi bukan berarti kamu tidak bisa terhubung dengan orang penting lain di perusahaan tersebut bukan?

Lantas apakah di era milenial seperti sekarang ini, membangun jaringan hanya perlu lakukan di media sosial?

 

Tempat Efektif Untuk Membangun Jaringan

Meskipun media sosial sudah menjelma layaknya primadona, bukan berarti ia merupakan satu-satunya tempat bagimu untuk membangun jaringan di era milenial. Masih banyak tempat-tempat lain yang bisa kamu manfaatkan untuk membangun jaringan. Lagipula bukankah pertemuan secara langsung dapat menghasilkan interaksi yang lebih akrab?

Salah satu tempat yang efektif untuk membangun jaringan adalah konferensi. Tokoh-tokoh penting biasanya tak pernah luput dari konferensi. Bahkan pihak-pihak lain seperti swasta dan pejabat pemerintahan juga sering hadir dalam agenda semacam ini. Mereka datang karena juga ingin membangun jaringan yang baik dengan tokoh-tokoh yang menjadi pembicara atau minimal hadir dalam konferensi tersebut.

www.caminofinancial.com

Selain konferensi, kamu juga bisa membangun jaringan lewat seminar dan forum-forum diskusi yang rutin diadakan oleh pihak kampus ataupun instansi lainnya. Agenda semacam ini memang tidak selalu bersifat gratis. Tetapi percayalah bahwa nilai investasi tersebut worth it. Apalagi jika pembicara yang hadir memang merupakan salah satu orang yang cukup berpengaruh dalam dunia pekerjaan yang ingin kamu geluti.

Di sisi lain, beberapa platform online masa kini juga mulai melakukan forum online dengan pembahasan tematik. Bisa saja orang yang masuk dala daftar targetmu menjadi pemateri dalam forum ini sewaktu-waktu. Jika memang kamu sedang lowong, tentu tak ada salahnya untuk mengambil kesempatan ini.

Nantinya dimanapun kamu berhasil menemui mereka, pastikanlah kamu siap terkoneksi saat itu juga. Pastikan kamu cukup percaya diri untuk berbicara langsung dengan mereka. Kalau perlu siapkan pertanyaan dan bahan obrolan yang mungkin saja bisa kamu utarakan jika nanti ada waktu yang cukup. Jangan sampai kesempatan bertemu yang singkat gagal kamu manfaatkan untuk mendapatkan koneksi awal dari orang-orang yang memang kamu targetkan.

 

Simpulan

Akhirnya membangun jaringan menjadi hal yang penting dalam dunia karir. Pasalnya masih banyak sekali pekerjaan diluar sana yang tidak dipublikasikan melalui media sosial secara besar-besaran. Lagipula jaringan profesional bisa mengantarkanmu kedalam berbagai keuntungan yang bisa kamu nikmati di masa mendatang.

Untuk itulah kamu perlu memahami cara-cara membangun jaringan. Mulai dari menentukan tujuan, membuat daftar orang, mencari kontak, hingga membuat akun LinkedIn yang menarik. Kamu juga perlu menjaga agar setiap peluang kerjasama dan koneksi dengan dirimu terbuka lebar.

memegenerator.net

Disamping itu kamu juga bisa membangun jaringan lewat agenda-agenda eventual yang mungkin diselenggarakan. Misalnya konferensi, seminar, diskusi panel, forum online, dan sebagainya. Kesempatan berinteraksi secara langsung ini dapat kamu maksimalkan dengan kepercayaan diri yang tinggi serta persiapa yang matang. Jangan sampai kamu tidak mendapatkan apa-apa kalau sudah berhasil menemui orang yang kamu target secara langsung.

Membangun jaringan memang tidak mudah, namun bukan berarati tidak bisa. Kesabaran dan ketelatenan mutlak diperlukan disini demi mendapatkan kebermanfaatan di masa yang akan datang. Akhir kata, selamat membangun jaringan!

mm
Arief Ardiansyah is an ESFJ who loves writing. He getting passionate with life sciences, especially with plants and their friends. Now he still study on an undergraduate program at Bandung Institute of Technology.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *