artikel

Student Visit Indosat

By  | 

Senin 23 Januari 2017 yang lalu, studentjob bersama ratusan anak muda telah melaksanakan student visit ke kantor pusat Indosat yang berada di jalan merdeka barat. Acara ini dimulai tepat pukul 14.00 WIB. Seluruh peserta adalah peserta yang telah memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan pihak Studentjob Indonesia. Acara pertama diisi oleh Kak Muhammad Ario Adimas yang akrab dipanggil kak Dimas, selaku Division Head Integrated Marketing Communication Digital Service dari Indosat dan membahas perihal tren teknologi 2017. Menurut kamu apa saja sih tren teknologi yang sedang booming di tahun ini? Kak Adimas membahasnya satu-persatu secara mendetail, sehingga kita mendapatkan ilmu baru dan dapat di aplikasikan secara langsung, serta memilah, apakah tren tersebut cocok atau tidak untuk kita. Ternyata ada seven top trend in this year, Apa saja sih? Let’s check it out!!!

  1. Internet of things. Teknologi sekarang sudah benar-benar masuk ke dalam kegiatan sehari hari, contohnya seperti “smart home”, smart refrigerator”, smart car” dan sebagainya.
  2. Vlog for everything. Demam Video Blogging atau yang biasa disebut VLOG sudah merajalela di kalangan anak-anak muda Indonesia, walaupun sebenarnya VLOG ini sudah lama ngetrend di berbagai belahan dunia lainnya. Tetapi dapat dipastikan di tahun ini makin banyak bermunculan vlogger vlogger baru, karena memang dengan membuat konten video yang bagus serta menghasilkan banyak viewers dan subscribers di Youtube sangat memberikan keuntungan kepada vloggers, sehingga banyak anak muda yang menekuni bidang ini.
  3. Chatbot. Kalian ingat simsimi? Robot yang ada di internet yang diprogram untuk membalas chat para pengguna games ini? Dimasa depan nanti, yang akan menjawab pertanyaan kita, seperti complain mengenai suatu hal bukan lagi manusia, tetapi mesin atau robot. Jadi jangan heran apabila dimasa ini segala keluhan kalian bukan dijawab oleh customer service lagi, tetapi robot yang telah diprogram agar memudahkan pekerjaan manusia dan menghemat tenaga kerja yang digunakan.
  4. AR and VR. Sekarang kita bisa melihat sesuatu secara langsung didepan Mata. Virtual reality dan Augmented Reality mewujudkan semuanya. VR dan AR memungkinkan para penggunanya melihat sesuatu yang maya menjadi lebih asli. Keren banget teknologi ini, melihat semuanya menjadi nyata.
  5. Mobile Money. Sekarang, hanya menggunakan handphone kita dapat melakukan banyak hal, seperti bertransaksi untuk beli pulsa, bayar listrik, transfer antar bank bahkan berdonasi dan sebagainya. Sehingga pada era ini kita sangat dimudahkan dengan bantuan teknologi, kita tidak perlu repot-repot keluar rumah lagi untuk melakukan berbagai macam transaksi keuangan, karena semua hal tersebut dapat dilakukan melalui handphone.
  6. Visual Big Data. Data yang cukup banyak dan berserakan bisa diatur dan diambil kesimpulannya. Contohnya untuk perusahaan telco, mereka memiliki data dari apa saja sih website atau aplikasi yang sering di akses oleh para customer, sehingga mereka dapat melakukan promosi secara tepat. Contohnya, apabila kita sering mengakses website mengenai fashion, maka secara otomatis perusahaan telco akan memberikan penawaran atau iklan kepada customernya yang berhubungan dengan fashion.
  7. Next phase for startup. Tahun 2017 merupakan masa dimana startup sedang “dewasa-dewasanya” makin banyak startup yang sukses, dari yang tadinya hanya ide kemudian diwujudkan menjadi perusahaan yang mapan. Hal ini menunjukan betapa pesatnya perkembangan start-up yang ada di Indonesia.

Setelah membahas trend di 2017, Kak Adimas pun memulai dengan materi yang lain, yaitu mengenai Apa yang terjadi di Indonesia. Indonesia adalah negara dengan pengguna social media terbesar di dunia, menurut survey yang dilakukan oleh Twitter. Sehingga banyak perusahaan social media yang bisnisnya berjalan karena orang Indonesia. Peluang digital di Indonesia sangat tinggi, karena dimulai dari bangun tidur saja rata-rata orang Indonesia sudah membuka handphone nya. Kita diingatkan bahwa yang paling tau tentang diri kita adalah kita sendiri, Tuhan dan Telco. Karena seluruh kegiatan yang kita lakukan di handphone dapat dibaca oleh Telco, hal ini sangat sulit untuk dipungkiri, karena kebanyakan aktivitas yang kita lakukan saat ini sangat dipengaruhi oleh handphone. Sehingga Indosat ingin menjadi perusahaan Telco yang lebih besar lagi, bukan hanya bersaing dengan provider lain yang ada di dalam negeri tetapi Indosat ingin bersaing dengan Facebook, Twitter serta aplikasi top dunia lainnya dengan cara investment, partnership, digital business dan insight & Bid Data.

Indosat memiliki e-commerce dengan fokus menjual barang dengan jumlah banyak. Indosat juga memiliki IMX yang merupakan cabang prusahaan dari indosat yang memilah big data dan lebih membidik ke advertising dari telco. Contohnya iklan banner yang sering muncul di website yang sedang kita akses. Indosat juga akan mendidik startup, memberikan modal bahkan tempat kerja. Agar mereka bisa memajukan perekonomian di Indonesia. Contoh beberapa startup yang didukung oleh indosat. Seperti Dealoka, Wifimu, socialbuzz dll. Sebelum menutup persentasinya, Mas Dimas memberikan pesan

Sebelum mem-posting sesuat, kita harus membacanya berulang kali. Apakah yang kita post itu akan memberikan dampak negative untuk diri kita atau untuk orang lain. Sehingga lebih berhati-hatilah menggunakan social media

Persentasi yang dibawakan oleh Kak Adimas ditutup dengan diskusi bersama audience. Para Audience memberikan banyak pertanyaan yang menarik karena mereka sangat antusias dengan materi yang dibawakan. Selanjutnya, sebagai penutup, Studentjob memberikan beberapa cendramata untuk Mas Adimas, sebagai kenang-kenangan.

Sesi kedua diisi oleh Bapak Randy Panglila selaku Group Head Mobile Financial Service di Indosat. Beliau membuka persentasinya dengan memberikan saldo Dompetku sebesar Rp. 100.000 untuk seluruh peserta yang mengikuti student visit kali ini, waaah kejutan yang menyenangkan ya. Lalu Pak Randy memulai persentasinya dengan membahas Fintech Landscape in Indonesia. Pak Randy lebih mengulas mengenai keberadaan Dompetku yang merupakan salah satu aplikasi mobile money kepada para audience. Mobile money sekarang merupakan tantangan besar di Indonesia. Sehingga Indosatpun ingin bersaing di dalamnya. Saat ini terdapat banyak startup yang mengeluarkan produk tetapi mereka hanya berfokus kepada pencarian konsumen, mereka burning money untuk mendapatkan costumer, sehingga terlihat mewah yang download aplikasi ini banyak sehingga mereka dapat menggoda hati para investor untuk berinvestasi kepada mereka. Mereka belum terfokus untuk mendapatkan profit yang berkelanjutan, kebanyakan startup yang seperti itu belum mendapatkan untung, contohnya amazon, bitcoin, uber dan gojek. Sehingga Pak Randy berpesan “carilah startup yg mempunyai good prospect and long commitment serta dibackup oleh big corporation.”

Indosat kini berfokus di digital payment, hal ini disebabkan terdapat peluang pasar yang besar tetapi tentu dengan challenge yg besar. Indosat memulainya dengan Telco agnostic yaitu seluruh operator di Indonesia dapat menggunakan dompetku (Dompetku adalah aplikasi mobile money yang dikeluarkan oleh Indosat). Dimanapun dan kapanpun. Sehingga yang dapat melakukan registrasi di dompetku bukan hanya nomor indosat, tetapi seluruh nomor dari berbagai macam provider. Pak Randy juga menunjukan bahwa patner yang bekerjasama dengan Dompetku jumlahnya sudah banyak dan tersebar diseluruh Indonesia. Untuk service payment terdapat 200 dealers , 78 online merchant , dan masih banyak lagi yang bekerjasama dengan Indosat. Pak Randy juga menunjukan pertumbuhan dalam bisnis ini, pertumbuhan bisnis Indosat dalam 3 tahun terakhir tergolong sangat pesat. Bila diambil rata-rata pun para pengguna Dompetku lebih sering melakukan transaksi, dibandingkan dengan pengguna aplikasi sejenis yang lainnya. Hal ini dikarenakan Indosat memakai strategi pemasaran yang berbeda. Mereka memulai dengan memasarkan Dompetku kepada warga Indonesia di daerah perdesaan atau pinggiran, baru masuk ke perkotaan besar. Sebelum menutup persentasinya, pak Randy memberikan lesson learned untuk para startup yang pertama produk harus user friendly, kedua harus pintar memilih partner dan use case yang massive, ketiga memiliki database yang baik, keempat kita harus dinamis (cepat dan berlari) dan yang terakhir, kita harus kreatif. Sebagai penutup, kami juga melakukan diskusi dengan para peserta dan seperti sesi sebelumya, banyak peserta yang mengajukan pertanyaan, forum diskusipun menjadi sangat hidup. Setelah sesi Tanya-jawab Studentjob juga memberikan beberapa cendramata untuk Pak Randy, sebagai kenang-kenangan.

Sesi berikutnya kita dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diajak jalan-jalan menuju ruang yang penting loh di Indosat. Sedangkan kelompok yang kedua mendengarkan persentasi dari Indosat ISTC yaitu mengenai jual beli saham . nantinya kita akan bertukar giliran, kelompok satu mendengarkan persentasi dan kelompok dua jalan-jalan ke ruangan ini. Ruang apa sih yang penting itu? Let’s find out.

Ruang ini disebut ruang Indosat Command Center atau sering disebut sebagai war room wah agak serem nih namanya. Diruang ini terdapat banyak alat-alat canggih loh, ruang ini difungsikan sebagai ruang pemulihan sistem, jadi akan terlihat apabila terdapat gangguan jaringan diseluruh lokasi di Indonesia, bukan hanya itu, di ruang ini kita dapat melihat peringkat dari aplikasi yang sering digunakan oleh customer indosat, sms dan voice mail yang masuk dan masih banyak lainnya. Ruangan ini sangat keren, awalnya terlihat seperti ruang biasa, dengan tembok biasa. Tetapi ketika saklar lampu di klik, boom tembok tersebut berubah menjadi kaca transparent yang menunjukan orang-orang yang bekerja dibalik layar. Keren banget!!! Lalu kita diajak untuk melakukan teleconference, and it’s cool.

 

Diruangannya ini Kak lia ditemani dengan Pak Martono dan Pak Sam memberikan penjelasan mengenai war room. Setelah selesai kami bertukar dengan kelompok dua, kami mendengarkan penjelasan tentang persentasi pentingnya nabung saham.

Setelah semua rangkaian acara selesai, kami berkumpul kembali di Aula dan ditutup dengan penyerahan cendramata kepada pihak Indosat dari Studentjob dan tentunya sesi foto bersama dong.

Student visit kali ini benar-benar seru dan bermanfaat, nyesel deh kalo gak ikut. Tapi biar gak nyesel lagi, kalau studentjob lagi buat event ayo buruan daftar, dijamin seru dan bermanfaat banget. Sekian laporan dari saya tentang student visit to Indosat. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

*Tambahan: Inilai crew dibalik layar*

mm
Seorang mahasiswa yang mencintai bisnis dan angka, serta ilmu-ilmu baru yang bisa membangun dunia serta bermanfaat bagi sesama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *