event

UI Film Festival (UIFF) ke-2 Kembali Digelar

By  | 

poster UIFF .

DEPOK, 2September 2015. Setelah tahun lalu sukses merintis UIFF untuk pertama kalinya, Unit Kegiatan Sinematografi UI kembali menyelenggarakan UI FILM FESTIVAL ke-2. Tahun ini, pelaksanaan festival akan diselenggarakan di Cinema Room, Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia. Mengangkat temaCelebrating Diversity, UIFF ke-2 berusaha merayakan dan menyajikan representasi keragaman nilai dan budaya Indonesia melalui film.

Festival akan dibuka dengan pemutaran empat film opening: Sepatu Baru (Aditya Ahmad), Tanda (Angellin Wijaya), Love Letters To Soldier (Wenda Tokomonowir), dan Maryam (Sidi Saleh). Empat film dipilih karena mewakili semangat yang di usung oleh festival ini. Setelah Opening, penonton dapat menikmati pemutaran film SITI, arahan Eddie Cahyono, yang masuk ke dalam program pemutaran Spesial.

Pada penyelenggaraan kali ini UIFF memberlakukan sistem pembelian tiket dengan besaran donasi yang bervariasi tiap programnya. Penonton akan dikenakan tiket donasi sebesar Rp 10.000,00/program untuk pemutaran Cakrawala (set A, B dan D)  dan Kompetisi. Tiket donasi Rp 20.000,00/program untuk pemutaran Program Cakrawala set C, dan Rp 20.000/film untuk pemutaran spesial film SITI dan Belkibolang.

Keputusan untuk mengadakan donasi diambil untuk mengukur antusiasme penonton UIFF sekaligus mengedukasi penonton untukmengapresiasi dan menghargai karyayang telah dibuat oleh para filmmaker.Sebagian besar dari donasi ini diperuntukan bagi pembuat film dan sisanya untuk operasional festival.

Menyasar pada keragaman film pendek karya mahasiswa Indonesia, UIFFberhasil menjaring92 judul film mewakili pulau besar di Indonesia. Dari jumlah tersebut, dipilih 12 film untuk masuk dalam program kompetisi.

Juri yang terlibat dalam penyelenggaraan tahun ini, yaitu: Hikmat Darmawan, Sidi Saleh, dan Seno Gumira Ajidarma. Proses penjurian akan memilih film pemenang dengan kategori Film Terbaik 1 & 2. Di samping itu, UIFF juga mengadakan kategori baru yaitu Film Pilihan Mahasiswa. Dalam kategori ini, peserta Program Mahasiswa Bicara Film akan berdiskusi dan memberikan penilaian untuk memilih Film Pilihan Mahasiswa.

Berikut Program UIFF ke-2, yang akan diselenggarakan selama 5 hari berturut-turut:

PROGRAM KOMPETISI

Pemutaran 12 film pendek nominasi kompetisiUIFF. Program ini memilih Film Terbaik 1 & 2 dan Film Pilihan Mahasiswa setelah melalui proses penjurian.

PROGRAM KURATORIAL

CAKRAWALA (SET A, B, C & D)

Program kuratorial non-kompetisi yang akan memutar karya-karya film pendek dan dokumenter Indonesia sepanjang jaman, yang dibuat berdasarkan sensitivitas budaya yang tinggi. Program ini bertujuan menggali kembali film-film sebagai artefak budaya, untuk kemudian merekonstruksi kesadaran kolektif masyarakat Indonesia.

FOKUS: SIDI SALEH

Program ini menyoroti film pendek karya Sidi Saleh, seorang sutradara muda yang karya filmnya diputar di banyak festival Indonesia maupun mancanegara. Karya film dari sutradara pilihan memiliki ragam subjek, bahasa, dan estetika yang kaya untuk dipelajari mahasiswa dan kaum muda yang sedang belajar membuat maupun mengapresiasi film.

PROGRAM DISKUSI

“Kiri Kanan Oke”

Film. Demokrasi.

Rangkaian diskusi film UI Film Festival akanmembahas pergerakan film alternatif dari komunitas akar rumput saat ini yang mulai mempengaruhi iklim ruang publik Indonesia. Bagaimanakah peran mereka dalam menyediakan ruang pertukaran pikiran yang plural dan bebas bagi masyarakat. Diskusi ini berlangsung selama tiga hari dengan  dua sesi pembicara setiap harinya. Keenam pembicara tersebut diantaranya Adrian Jonathan Pasaribu (kritikus film, Festival Film Solo, CinemaPoetica), Makbul Mubarak (kritikus film, CinemaPoetica), Meiske Taurisia (produser, Babibuta Films), SuryoWiyogo(Hide Project Films, Buttonijofilm distribution), Dimas Jayasrana (Festival Film Purbalingga), Alexander Mathius (Kineforum, Dewan Kesenian Jakarta)

 

PROGRAM MAHASISWA BICARA FILM

Program ini mempertemukan perwakilan berbagai komunitas film nasional dan kelompok kajian mahasiswa Universitas di Indonesia dalam sebuah diskusi bertema: “Film Sebagai ruang Publik di Indonesia.” Perwakilan dipilih berdasarkan seleksi esai bertema sama, yang akan dipublikasikan melalui web dan media sosial bersama dengan dokumentasi dan output diskusi. Diskusi ini bertujuan untuk menyediakan wadah diskusi kritis mengenai isu perfilman, dan juga menjadi ajang membangun jaringan. Perwakilan terpilih juga akan mendapat kehormatan menjadi juri untuk anugerah kompetisi film pendek nasional kategori Pilihan Mahasiswa.

 

Tentang Penyelenggara

Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) Sinematografi UI adalah sebuah wadah bagi mahasiswa Universitas Indonesia untuk mengembangkan bakat dan minatnya dalam bidang perfilman dan videografi. Berdiri pada bulan Januari 2011 dan diresmikan menjadi sebuah unit kegiatan mahasiswa pada bulan April 2012. UKM Sinematografi terdiri atas dua divisi, yakni Produksi dan Apresiasi.

Seluruh program dan kegiatan UI Film Festival (UIFF) ke-2 ini dapat terselenggara dengan dukungan Pembina UKM Sinematografi UI, Niniek L Karim, Pelatih UKM Sinematografi, Fajrian.

 

Kontak dan Informasi:

Mobile              : 0812-1480-0879 (Fanie) / 0856-7663-048 (Dina)

Email               : info@uifilmfestival.com

Web                : www.uifilmfestival.com‎

Twitter           : @uifilmfestival

 

Registrasi dan Pemesanan Tiket:

0878-8172-5344 (Tasya)

 

mm
Situs kerja khusus pelajar, mahasiswa dan baru lulus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *